Tindak Lanjut Mesti Cermat

Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat mesti cermat dan tepat dalam menafsirkan putusan Mahkamah Konstitusi tentang Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Kesalahan dalam memperbaiki undang-undang sesuai perintah MK berpotensi mengakibatkan UU Cipta Kerja menjadi inkonstitusional, bahkan digugat kembali ke MK. Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva mengingatkan, pemerintah dan DPR jangan salah menafsirkan putusan MK. Sebab, penafsiran itu akan berdampak pada regulasi mana yang akan diperbaiki oleh pembentuk UU. ”Hal yang diperintahkan MK adalah perbaikan UU Cipta Kerja, bukan UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Kan, yang diminta untuk diperbaiki UU Cipta Kerja, jelas sekali amanatnya,” ujarnya dihubungi dari Jakarta, Senin (29/11/2021). Jika bukan UU Cipta Kerja yang diperbaiki dalam tempo dua tahun, kata Hamdan, UU tersebut akan inkonstitusional. Begitu pula jika hanya UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan yang direvisi, itu belum memenuhi perintah dari putusan MK. ”Pemerintah dan DPR harus segera memasukkan revisi UU Cipta Kerja dan UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan dalam program legislasi nasional,” ujarnya. Sampai saat ini pemerintah dan DPR belum memiliki tafsir yang sama terkait putusan MK. Dalam keterangan resmi, Senin siang, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah menghormati mematuhi putusan MK. Berbeda dengan pemerintah, anggota Badan Legislasi DPR dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, menyampaikan bahwa DPR hanya akan merevisi UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Revisi dilakukan untuk memasukkan frasa omnibus law sehingga setelah direvisi persoalan dianggap selesai dan UU Cipta Kerja menjadi konstitusional.


Kompas hlm 2, Bisnis Indonesia hlm 19, Detik.Com, The Jakarta Post hlm 1, Kompas hlm 10

Berita Sinar Mas
Ajang Esport Competition, Sinar Mas Land Gelar Ladies Battle

Sinar Mas Land melalui Digital Hub menghadirkan kompetisi Esport bertajuk Ladies Battle pada Sabtu (27/11). Sebanyak 16 tim pilihan yang terdiri dari para gamers perempuan berkompetisi dalam PUBG Mobile dan memperebutkan hadiah sebesar Rp50juta. Kompetisi dilaksanakan selama 1 hari serta berlangsung secara online dan disiarkan live di Youtube Digital Hub. Esport di Indonesia berkembang secara signifikan di mana semakin banyak gamers, streamers, dan penonton yang menjadikan video game sebagai sarana hiburan selain musik, atau film.Hal ini tentu memberikan dampak tidak hanya secara budaya tetapi juga perekonomian nasional. Berdasarkan data yang dihimpun Newzoo tahun 2020, Indonesia memperoleh pendapatan sebesar 1,74 miliar dolar AS dan akan mengalami kenaikan hingga 32,7 persen setiap tahunnya. Chief Digital Tech Ecosystem & Development – Sinar Mas Land, Irawan Harahap menyampaikan perkembangan esport di Indonesia sangat luar biasa. Bermain game yang selama ini dianggap negatif bagi generasi yang lebih tua, kini menjadi populer di kalangan anak muda serta sebagai sarana kegiatan positif dalam memanfaatkan teknologi digital.

Republika, Harian Terbit, Infokomputer, Investor Daily, Kontan


Laba Bersih Sinar Mas Multiartha Naik 29,39%

Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, emiten jasa keuangan Sinar Mas, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) meraup laba bersih sebesar Rpl,523 trilliun atau naik 29,39% dibandingkan periode sama tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp 1,177 triliun. Kenaikan laba itu berkat penekanan beban usaha. Adapun hasil kinerja perseroan ini juga mendongkrak laba bersih per saham dasar menjadi Rp239. Sedangkan akhir September 2020 tercatat Rp 185. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, kemarin. Sebaliknya, pendapatan perseroan terkoreksi 2,48% menjadi Rp27,502 triliun. Susutnya pendapatan itu dipicu amblasnya sedalam 8,29% atas pos penjaminan asuransi menjadi Rpl 9,191 triliun. Senada, pendapatan bunga dan bagi hasil terpapas sedalam 2,9% menjadi Rp- 3,944 triliun. Balikan di periode ini, perseroan tidak membukukan keuntungan atas kenaikan nilai wajar efek yang belum direalisasikan, berbanding terbalik dengan periode sama tahun lalu, yang menbu kukan keuntungan nilai wajar efek yang belum direalisasikan sebesar Rp 1,159 triliun.

Ekonomi Neraca hlm 3


Agribisnis & Pangan
Minyak Goreng Subsidi, Distribusi Digenjot Desember

Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia menargetkan penyaluran minyak goreng subsidi bisa digenjot pada Desember 2021. Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga mengemukakan kerja sama penyaluran 11 juta liter minyak goreng seharga Rp14.000 per liter belum sesuai harapan. Dia mengatakan terdapat kendala dalam proses distribusi melalui ritel modern. “Sebelumnya kami perkirakan bisa dipasok dalam 2 bulan . Namun sejauh ini belum sesuai harapan karena komunikasi dengan asosiasi peritel belum lancar,” katanya, Senin (29/11). Alokasi 11 juta liter minyak goreng subsidi dalam kemasan sederhana dipasok oleh GIMNI dan Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI) dengan volume masing-masing 5,5 juta liter. Sahat mengatakan penyaluran melalui ritel modern belum bisa terlaksana karena perusahaan ritel belum melakukan pemesanan pembelian. “Kalau ingin dipasok harus ada purchase order dulu. Jadi kami menunggu pemesananan dari gerai-gerai ini dan sampai sekarang baru sebagian.” Penyaluran minyak goreng telah mulai dilakukan di beberapa daerah di Sumatra seperti di Medan, Asahan, Tanah Karo, Palembang, dan Jambi. Sejauh ini, volume minyak goreng yang telah disalurkan baru mencapai 280.000 liter atau sekitar 243.600 kilogram (kg). Sahat juga memperkirakan volume minyak goreng murah dari produsen bisa bertambah ke depannya, seiring dengan proyeksi harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang masih tinggi sampai pertengahan 2022.

Bisnis Indonesia hlm 6


Energi
Berkat DMO Batu Bara, RI Bisa Bebas Krisis Listrik!

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan, resep RI bisa terbebas dari krisis energi adalah kebijakan kewajiban pasokan batu bara untuk kepentingan dalam negeri alias Domestic Market Obligation (DMO). Saat harga batu bara di pasar internasional meroket hingga di atas US$ 200 per ton, harga DMO batu bara RI tetap dipatok maksimal US$ 70 per ton. Pengusaha batu bara pun punya kewajiban memenuhi kebutuhan batu bara industri dalam negeri sebesar 25% dari produksi tahunan mereka. "Kenaikan commodity batu bara melejit luar biasa, dan beberapa negara terdampak. Inggris buka (batu bara) lagi, China, India krisis di sana. Alhamdulillah di kita ini ada aturan DMO," paparnya, Senin (29/11/2021). Menurutnya, dengan adanya aturan DMO ini, maka para pengusaha batu bara tidak bisa melakukan ekspor seenaknya sebelum memenuhi DMO. Pasokan batu bara untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero) dan pembangkit swasta atau Independent Power Producer (IPP) tetap terpenuhi dan tidak terpengaruh lonjakan harga batu bara dunia. "Mesti dipahami, teman-teman pengusaha batu bara dengan harga ini siapa yang nggak tergoda ekspor seenak-enaknya. Untungnya sudah ada DMO, jadi jaminan pasokan batu bara dalam negeri," jelasnya.

CNBC Indonesia


Industri
Govt Plans to Slash COVID-19 Stimulus by 44 Percent Next Year

The government is mulling over a plan to allocate a much smaller budget for COVID-19 stimulus spending next year, as the economy remains on the mend. The Finance Ministry expects to set aside Rp 414 trillion (US$2.89 million) for the special stimulus budget next year, which would be 44.35 percent lower than the budget for this year. The ministry plans to allot funds only for the purposes of health care, social protection and economic recovery, down from the five spending categories this year. “We have identified several agencies and ministerial activities that will strengthen the national economic recovery,” Isa Rachmatarwata, the budgeting director general at the ministry, said at an online press briefing on Thursday. “But we will keep identifying [needs], and there is still a possibility that [the budget] will increase.” Initially, the government had allocated Rp 699 trillion for this year’s stimulus budget. But the Delta wave, which peaked in July, prompted the government to raise the budget and change spending priorities amid surging demand for hospitalization. In the January-to-October period, the government disbursed around Rp 495.77, or 66.6 percent of the stimulus. The ministry estimates that between 91 and 95 percent of the stimulus budget will have been spent by the end of the year. The government has already spent almost the entire allocation for business incentives, notably to relieve companies of income tax, corporate tax and import duties. The second-fastest disbursement was for social protection, with 75.5 percent of the allocation spent, followed by health care.

The Jakarta Post hlm 5


Anies Buka Peluang Revisi UMP DKI Jakarta untuk 2022

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sinyal akan merevisi besaran upah minimum provinsi (UMP) di Ibu Kota tahun depan. Peluang itu terlihat dari Surat Usulan Peninjauan Kembali Formula Penetapan UMP yang ia kirimkan kepada Menaker Ida Fauziyah pada 22 November lalu. "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan kaji ulang penghitungan UMP 2022 dan pembahasan kembali dengan semua stakeholder untuk menyempurnakan dan merevisi Keputusan Gubernur," kata Anies dalam surat yang didapat CNNIndonesia, seperti dikutip Senin (22/11). Anies mengatakan peluang revisi dibuka karena ia menilai penetapan upah minimum dengan menggunakan formula yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan tidak sesuai dengan prinsip keadilan. Pasalnya kenaikan upah minimum hanya sebesar 0,85 persen. Angka tersebut kata Anies jauh lebih kecil dibandingkan inflasi Jakarta yang mencapai 1,14 persen. Selain itu, ia menilai ketidakadilan akibat penerapan formula UMP dalam beleid tersebut juga bisa merugikan pekerja di sektor industri yang justru mengalami pertumbuhan di tengah pandemi. Sektor yang dimaksud di antaranya sektor transportasi dan pergudangan, informasi dan komunikasi, jasa keuangan, jasa kesehatan dan kegiatan sosial.

CNN Indonesia, Bisnis Indonesia hlm 7


Mengomunikasikan Opsi Pola Bekerja yang Ideal

Hasil survei konsultan ketenagakerjaan, Robert Walters, terhadap pekerja profesional berusia 24–50 tahun pada Juli 2021 tentang persepsi produktivitas, sekitar satu dari dua responden mengatakan bahwa tidak ada perubahan produktivitas ketika mereka bekerja dari rumah atau di kantor. Survei Indeks Tren Kerja Microsoft, seperti dikutip dari artikel ”Let’s Redefine Productivity for Hybrid Era” di Harvard Business Review, (9/9/2021), menunjukkan, produktivitas lebih dari 30.000 pekerja global di luar kantor Microsoft tetap sama atau lebih tinggi. Survei karyawan tahunan Microsoft menunjukkan hasil yang serupa. Dalam sebuah studi global terhadap pekerja di luar Microsoft, 54 persen mengatakan merasa terlalu banyak bekerja dan 39 persen melaporkan merasa lelah. The New York Times melalui artikel ”Out of Office:The Office Will Never Be The Same”, (20/8/2021), menuliskan, di Amerika Serikat, orang-orang yang dapat bekerja dari rumah cenderung diistimewakan dengan cara lain: mereka lebih cenderung berkulit putih dan berpenghasilan tinggi. Beberapa bos menjadwalkan rapat daring secara terus-menerus agar bisa memantau kinerja karyawan. Country Manager Robert Walters Indonesia Eric Mary mengatakan, karyawan akan lebih memilih fleksibilitas dalam jumlah hari di kantor. Sebagian besar karyawan yang disurvei oleh Robert Walters lebih suka tinggal di kantor selama 2-3 hari dan 31 persen sisanya yang lebih suka menghabiskan tiga hari di kantor. Terlepas dari kontradiksi pola bekerja yang ideal selama pandemi, Managing Director PT Headhunter Indonesia Haryo Utomo Suryomarto berpendapat, momentum ini perlu dimanfaatkan untuk memperbaiki komunikasi antara calon pekerja dan pekerja dengan manajerial perusahaan. Misalnya, jika opsinya tetap mengedepankan pola bekerja hibrida, calon pekerja dan pekerja perlu memastikan kualitas kondisi infrastruktur akses internet.

Kompas hlm 9


Jalur Perdagangan Baru ke Benua Biru

Pelaku usaha menyambut implementasi Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Negara-negara anggota European Free Trade Association (EFTA). Kerja sama yang berlaku sejak 1 November ini dianggap sangat potensial untuk meningkatkan kinerja ekspor emas, produk perikanan darat, kopi, sepatu dan garmen, mebel, mainan, serta minyak sawit mentah (crude palm oil). Koordinator Wakil Ketua Umum III Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Shinta Widjaja Kamdani, menilai persetujuan bertajuk Indonesia-EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA) ini akan membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor ke pasar Eropa yang lebih luas lewat Islandia, Liechtenstein, Norwegia, dan Swiss. "Potensi ekspor lain juga bisa dalam bentuk ekspor produk ekonomi kreatif, seperti produk spa, atau produk khas negara tropis, seperti rempah-rempah atau buah tropis," ujar Shinta, kemarin. Menurut Shinta, potensi ekspor ke negara EFTA cukup besar karena basis ekonomi Indonesia dengan empat negara anggotanya sifatnya sangat komplementer. Dengan demikian, dia menambahkan, selama produk Indonesia bisa menyesuaikan dengan standar pasar, ditambah adanya dukungan penetrasi pasar, potensi ekspornya akan sangat luas. Sekretaris Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Ari Satria, mengatakan empat negara yang tergabung dalam IE-CEPA itu memiliki daya beli yang tinggi, sehingga dapat menjadi peluang untuk dimanfaatkan eksportir dalam negeri.

Koran Tempo


Lain-lain
Bulan Menanam, LPBI-NU Lakukan Tanam Pohon di Pesantren (Kliping)

Tangsel Pos hlm 3


Paper
Kontribusi Swasta Bantu Capai SDGs

”Peran swasta semakin penting karena kami memiliki sumber daya untuk produksi. Namun, itu bisa dimanfaatkan untuk mendukung perbaikan kualitas iklim, alam, dan masyarakat. Ada pula sumber daya untuk investasi ke teknologi dan sebagainya,” kata Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Sihol Aritonang di Jakarta, Senin (29/11/2021). Perusahaannya pun membuat program APRIL2030 untuk berkontribusi ke SDGs. Program ini fokus ke empat hal, yaitu iklim positif, lanskap yang berkembang, kemajuan yang inklusif, dan pertumbuhan berkelanjutan untuk sepuluh tahun ke depan. Program ini dijalankan Asia Pacific Resources International Limited (APRIL) Group. Adapun PT RAPP merupakan bagian dari APRIL Group. Program itu menargetkan beberapa hal. Beberapa di antaranya mencapai nol emisi karbon dari penggunaan lahan, mengurangi emisi karbon produk hingga 25 persen, serta membuat sumber energi bersih yang dapat memenuhi 90 persen kebutuhan energi pabrik.

Kompas hlm 8


Pertambangan
Pemerintah Isyaratkan Atur Harga Lebih Lanjut, Kontrak Berjangka Batubara Rontok

Kontrak berjangka batubara termal China pada perdagangan Senin (29/11) turun 5,6%. Penurunan harga terjadi setelah lembaga perencana ekonomi di negara itu mengisyaratkan akan melanjutkan pengaturan harga bahan bakar pembangkit listrik yang kotor itu Kontrak berjangka batubara termal Zhengzhou untuk pengiriman Januari, yang merupakan kontrak yang aktif diperdagangkan senilai 819,6 yuan per ton pada 08.47 WIB. Harga itu lebih rendah 142% daripada posisi puncaknya yang terjadi pada Oktober lalu, yaitu 1.982 yuan. Harga rontok akibat serangkaian campur tangan pemerintah untuk menjinakkan harga yang sangat panas. Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (KPRN) pada Senin menyatakan bahwa mereka telah memanggil perusahaan tambang batubara utama untuk mendapatkan saran tentang peningkatan mekanisme harga batu bara. “Setelah kenaikan harga batu bara yang tidak normal baru-baru ini, sekarang saatnya untuk memperbaiki mekanisme harga batu bara,” demikian pernyataan KPRN. Lembaga itu menambahkan bahwa semua pelaku pasar telah mencapai konsensus tentang kisaran harga batubara yang wajar. Tapi itu tidak mengungkapkan rincian tingkat harga. KPRN telah mengadakan beberapa pertemuan dengan penambang dan distributor batubara, serta perusahaan listrik dan ahli hukum sejak akhir Oktober. Pertemuan itu bertujuan untuk menetapkan target harga batubara.

Kontan


Kementerian ESDM: Gas akan Sokong Kebutuhan Energi, Gantikan Peran Batubara

Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) menyatakan gas akan menjadi penyokong kebutuhan energi dan akan dikembangkan untuk menggantikan peran batubara. "Industri hulu migas yang rendah karbon merupakan visi dari industri fosil dalam era transisi energi. Industri hulu migas, terutama gas, akan menjadi penyokong energi pada masa transisi," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif saat 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2021 (IOG 2021) di Bali, Senin (29/11/2021). Menurutnya, pemerintah kini berusaha memaksimalkan volume penyerapan gas di dalam negeri, melalui kebijakan harga khusus sektor kelistrikan dan industri tertentu yang akan mendorong penambahan konsumsi gas. Oleh karena itu, kata Arifin, lapangan-lapangan migas tetap perlu dikembangkan, di mana potensi yang ada juga harus digali untuk menjamin penyediaan energi di masa depan. "Proses ini tidak sederhana dan membutuhkan dukungan serta kerja sama semua pihak untuk merealisasikannya. Teknologi yang maju dan ramah lingkungan juga dibutuhkan untuk menjawab tantangan ini," papar Arifin. Arifin mengapresiasi SKK Migas dan KKKS yang telah menggunakan teknologi untuk menekan emisi karbon pada kegiatan pengembangan lapangan.

Tribunnews


Sosial
WHO Warns of ‘Very High’ Global Risk of Omicron

The Omicron variant of COVID-19 carries a “very high” global risk of surges, the World Health Organization warned on Monday, as more countries reported cases, prompting border closures and reviving worries about the economic recovery from a two-year pandemic. Scientists have said it could take weeks to understand the severity of Omicron, which was first identified in southern Africa. Its emergence has caused a strong global reaction, with countries imposing travel curbs and other restrictions, worried that it could spread fast even in vaccinated populations. Spooked investors wiped roughly US$2 trillion off the value of global stocks on Friday but financial markets were calmer on Monday, even after Japan, the world’s thirdlargest economy, said it would close its borders to foreigners. “The overall global risk related to the new variant of concern Omicron is assessed as very high,” the WHO advised its 194 member nations, warning of “severe consequences” in some areas. It said no deaths linked to Omicron variant had been reported so far. A number of countries have imposed travel restrictions, including Japan, which described its action as precautionary. “These are temporary, exceptional measures that we are taking for safety’s sake, until there is clearer information about the Omicron variant,” Prime Minister Fumio Kishida said.

The Jakarta Post hlm 1, Bisnis Indonesia hlm 14, CNN Indonesia


Tekfin
Kolaborasi Multifinance-Fintech perkuat Pasar Digital

Peluang kolaborasi antara perusahaan pembiayaan dan platform pinjam meminjam berbasis teknologi atau peer-to-peer lening cukup terbuka. Penetrasi yang dilakukan entitas fintech lending membuka celah kerja sama. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) mengatakan bahwa perusahaan pembiayaan atau multifinance bisa saling mendukung dengan platform peer-to-peer (P2P) lending sesuai dengan segmen dan kekuatannya masing-masing. Menurutnya, secara bisnis multifinance dan P2P lending memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Misalnya, multifinance mendapat sumber dana dari perbankan dan surat utang di pasar modal, sehingga bisa menciptakan suatu produk pembiayaan dengan lebih fleksibel. Sementara itu, P2P lending merupakan marketplace yang mempertemukan pendana dan peminjam dengan batasan penyaluran Rp2 miliar. Secara portofolio, 67% outstanding multifinance berada di barang konsumtif, terutama otomotif seperti kredit motor dan mobil, selanjutnya barang produktif seperti mobil komersial dan alat berat sebanyak 26%. Sementara P2P lending lebih menyasar segmen pinjaman produktif maupun konsumtif di mana kebanyakan borrower-nya memiliki preferensi produk pembantu kelancaran arus kas, tenor yang singkat, dan mempertimbangkan kecepatan pencairan. "APPI dan OJK sedang mendiskusikan apakah kami dan fintech P2P lending bisa lebih kuat berkolaborasi. Kami bisa bekerja sama menjadi pendana. Selain itu, kami pun punya potensi berperan sebagai peminjam atau skema joint financing, walaupun hambatannya buat kami memang terbilang kecil, ya, kalau cuma maksimal Rp2 miliar," ujarnya dalam satu sesi diskusi, pekan lalu.

Bisnis Indonesia hlm 15


Telecom
Basmi SMS Penipuan, Operator Kerahkan 'Senjata' Tercanggih

Pemerintah Australia sudah kehilangan kesabarannya masih maraknya SMS penipuan. Mereka pun mengizinkan operator seluler mengerahkan 'senjata' terkuatnya dalam mengatasi persoalan tersebut. Meski sudah diatasi oleh pemerintah federal, laporan penipuan malah terus meningkat sejak tahun lalu. Warga Australian telah kehilangan lebih dari USD 87 juta atau setara Rp 1,2 triliun gara-gara ulah SMS dan telepon penipuan pada tahun ini. Pemerintah Australia kemudian melakukan perubahan aturan, yang mana perusahaan telekomunikasi dalam mengintensifkan blokir SMS dan telepon penipuan dengan teknologi yang lebih canggih. Dikutip Sydney Morning Herald, Senin (29/11/2021) CEO Telstra Andrew Penn, perubahan aturan ini memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan akses ke kumpulan data yang lebih kaya dan menggunakan algoritma dan mesin kecerdasan buatan. Tujuannya untuk mengidentifikasi pesan teks berbahaya dengan lebih canggih. "Anda bayangkan, ada miliaran jika tidak triliunan transaksi dan SMS dan panggilan melalui jaringan telekomunikasi sepanjang waktu, setiap tahun. Dan apa yang harus kita coba dan lakukan adalah menyaring itu dan mengidentifikasi mereka yang jahat lalu memblokir di sumbernya," ujar Penn.

Detik.com