Sinarmas Ikhtisar berita Ikhtisar Berita
Senin, 26 Juli 2021
 
headline photo

Pengusaha Peduli NKRI Kembali Galang Donasi

Kepedulian para pengusaha di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Nasional Indonesia (KADIN Indonesia) terhadap penanganan pandemi virus corona (Covid-19) yang menyebut inisiatif mereka sebagai Pengusaha Peduli NKRI dengan menggandeng Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kembali berlanjut seiring keputusan pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat guna memutus rantai penularan virus yang kembali meningkat. “Donasi ini masih dengan tujuan yang sama seperti saat inisiatif Pengusaha Peduli NKRI bermula Maret tahun lalu, yakni solidaritas dan kepedulian kalangan usaha atas masyarakat yang terdampak pandemi, memperkuat apa yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia,” kata G. Sulistiyanto selaku koordinator Pengusaha Peduli NKRI tentang donasi yang dialokasikan guna pengadaan bantuan sekitar 35.000 ton beras bagi 7 juta kepala keluarga, kosentrator oksigen, aktivasi sentra vaksin, serta penyaluran obat-obatan yang masih sulit diperoleh pasien Covid-19. Dari Tzu Chi Center, Jakarta Utara, Jumat (23/7), Sulistiyanto berharap, secara bertahap nilai donasi akan meningkat sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang akan terbantu. Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid mengapresiasi aksi bersama yang telah berlangsung secara berkesinambungan. “Di mana solidaritas berikut kepedulian kepada sesama tetap terpelihara meskipun sektor usaha juga tengah berupaya bertahan dari imbas pandemi.”

Berita Satu, Berita JatimCNBC Indonesia, Detik.com, GatraHarian NeracaInvestor Daily, JPNNKompas, Kontan, Liputan 6Media Indonesia, Merdeka, MNC Trijaya, Radar Banyumas hlm 2, Rakyat Merdeka hlm 5 dan 10, Sindonews, Tribunnews, Viva, VOI

APP Sinar Mas Distribusikan 85,8 Ton Oksigen ke Jabar


PT Asia Pulp And Paper (APP) Sinar Mas melalui pilar usahanya PT OKI Pulp And Paper di Sumatera Selatan mendistribusikan 85,8 ton oksigen ke Jawa Barat. Gubernur Sumsel Herman Deru melepas keberangkatan unit mobil tanki di Pelabuhan Boom Baru, Palembang, Ahad (25/7). "Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara khusus minta didistribusikan oksigen ini segera, sebab di sana kekurangan oksigen untuk merawat pasien Covid-19," kata Herman Deru. Puluhan ton oksigen cair tersebut didistribusikan untuk memenuhi ketersediaan oksigen medis di semua rumah sakit atau tempat perawatan pasien Covid-19 di Provinsi Jawa Barat. Sementara, stok oksigen untuk pasien Covid-19 di Sumatera Selatan saat ini terbilang mencukupi. "Setiap rumah sakit di Sumatera Selatan sudah di suplai dari APP Sinar Mas ini juga," imbuhnya. Sementara itu, Managing Director APP Sinar Mas Saleh Husin mengatakan pengiriman ke Jawa Barat ini menggunakan empat ISO tank dengan nett gross volume sekitar 85,8 ton oksigen cair. Oksigen ini diproduksi oleh perusahaan pilar usaha Sinar Mas, PT OKI Pulp and Paper yang beroperasi di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Republika, Antaranews, Jawapos hlm 5, Kompas hlm 15, Kompas, Medcom, Rakyat Merdeka hlm 7, Tribunnews

APP Sinar Mas Siap Suplai Oksigen 3 Ton Perhari Secara Gratis Kepada RS dan Masyarakat di Jambi


Satgas covid-19 Provinsi Jambi bekerjasama dengan PT WKS (APP Sinar Mas) siap menyuplai oksigen secara geratis kepada masyarakat dan rumah sakit mambutuhkan sebanyak tiga ton perhari. Tabung oksigen yang kosong bisa diisi ulang di pabrik PT Lontar Papyrus Pulp & Paper (LPPPI) di Tebing Tinggi Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah. Kata dia, bagi masyarakat yang memerlukan oksigen bisa menghubungi Dinas Kesehatan untuk difasilitasi mendapat suplai oksigen dari PT WKS. "Itu kemarin mereka mengatakan siap munyuplai, kita minta secara geratis untuk masyarakat," sebut Johansyah, Kamis (23/7/2021). Humas PT WKS (APP Sinarmas) Taufik membenarkan pihaknya siap menyuplai oksigen dalam bentuk gas bukan liquid kepada rumah sakit dan masyarakat di Provinsi Jambi yang tengah membutuhkan di masa pandemi covid-19 ini. Kata Taufik, pasokan oksigen ini awalnya diproduksi dan akan digunakan sendiri oleh perusahaan untuk kebutuhan industri. Namun karena saat ini terjadi kelangkaan pasokan oksigen di masyarakat, maka ini difokuskan untuk mendukung penanganan covid-19. Masyarakat maupun rumah sakit bisa melakukan pengisian ulang tabung oksigen di Pabrik di Tebing Tinggi. Namun tentunya harus dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan atau TNI Polri untuk mengkoordinir.
Tribun News

Gandeng 7 Perusahaan, Kemenperin Buka Program Setara D1 Teknologi Kertas


Kementerian Perindustrian berupaya untuk meningkatkan kinerja industri kertas di Tanah Air melalui penyediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten yang juga dinilai bisa memacu ekonomi nasional. Untuk itu, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin menjalin kerja sama dengan 7 perusahaan industri kertas untuk membuka program setara D1 Teknologi Kertas. Kepala BPSDMI Kemenperin, Arus Gunawan mengatakan, lulusannya nanti ditempatkan bekerja di 7 perusahaan tersebut, yaitu PT Eco Paper Indonesia, PT Surabaya Mekabox, PT Kertas Padalarang, PT Enggal Subur Kertas, PT Pemalang Agro Wangi, PT Budi Makmur Perkasa, serta PT Indah Kiat Pulp dan Kertas Tbk Serang Mill. “Keberadaan SDM terampil menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri, di mana industri merupakan salah satu sektor yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berharap peserta program ini memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” ujarnya usai Penandatangangan MoU antara BPSDMI dengan 7 perusahaan industri kertas secara virtual Kamis (22/7/2021). Arus memaparkan, penyelenggaraan Program Setara D1 Teknologi Kertas ini merupakan bagian dari program Kemenperin yang memfasilitasi 899 mahasiswa untuk bisa mengikuti pendidikan vokasi dan bisa langsung bekerja di industri. Mereka berasal dari 10 Provinsi dan 12 Kabupaten/Kota di Indonesia. Selain itu, Arus juga mengatakan, industri pulp di Indonesia mampu berdaya saing dengan menempati peringkat ke-8 dunia, dan industri kertas di peringkat ke-6 dunia. Apalagi, perkembangan permintaan global terhadap produk industri pulp dan kertas, baik di dalam negeri maupun ekspor masih menjanjikan, diantaranya, produk kertas tissue, kertas kemasan dan sebagainya.
Kompas

Sinar Mas Land Buka Sentra Vaksin Gotong Royong di Deltamas


Pemerintah terus mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan target satu juta orang per hari. Hal tersebut dilakukan untuk mencapai kekebalan komunal (herd immunity) yaitu jika sekitar 70 persen dari jumlah total penduduk suatu negara telah divaksin. Ada dua model vaksinasi yang ditempuh pemerintah yakni vaksinasi massal gratis dan vaksinasi gotong royong yang dibiayai perusahaan untuk karyawannya. Untuk membantu percepatan upaya pemerintah itu, Sinar Mas Land melalui PT Puradelta Lestari Tbk selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang bekerja sama dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) menyelenggarakan Sentra Vaksin Gotong Royong di Deltamas Sport Center, Sabtu (24/7). Vaksinasi ini diikuti oleh karyawan dari seluruh tenant di kawasan industri Greenland International Industrial Center (GIIC), Kota Deltamas Cikarang. Jenis vaksin yang digunakan merupakan produksi dari Biofarma dan Kimia Farma yang sudah disetujui oleh pemerintah.
Harian Aceh, Karawang Ekspres Bekasi hlm 4, Harian Terbit

10 Perusahaan di Karawang Kena Sanksi Denda Selama PPKM Darurat


Sebanyak 10 perusahaan di Karawang, Jawa Barat, mendapat sanski lantaran melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021. Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Rohayatie mengatakan, sanksi yang diberikan kepada 10 perusahaan tersebut berupa denda mulai dari Rp 5 juta sampai Rp 15 juta. "Sehingga total denda yang disetorkan ke negera sebesar Rp 93 juta," kata Rihayatie di sela HUT Adhyaksa ke-61 di Kantor Kejari Karawang, Kamis (17/7/2021). Selain 10 perusahaan, Kejaksaan Negeri Karawang juga menjatuhkan sanksi kepada 270 orang yang kedapatan tidak menjalankan protokol kesehatan selama masa PPKM Darurat. Sidang pelanggaran protokol kesehatan dilaksanakan dengan dua cara, yakni tatap muka dan daring. "Sidang dimulai dari tanggal 6 Juli sampai 19 Juli kemarin," kata Rohayatie. Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Karawang melakukan sidak ke sejumlah perusahaan. Dari sidak itu, selain melanggar ketentuan PPKM Darurat, didapati sejumlah perusahaan belum maksimal dalam menerapkan protokol kesehatan.
Kompas

Strategi Operator Seluler: Fokus pada Layanan yang Ada


Sejumlah operator seluler menyatakan masih fokus pada layanan yang sudah dimiliki untuk mempertahankan basis pelanggan masing-masing. PT Smartfren Telecom Tbk. masih akan fokus melayani lebih banyak pelanggan dengan jaringan 4G LTE yang dimiliki. Smartfren berambisi melayani lebih banyak pelanggan di era serba digital. Deputi CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim mengatakan untuk menghadirkan layanan dil luar konektivitas, perseroan memilih bekerja sama dengan pihak ketiga. Smartfren pun belum akan mengembangkan layanan baru sendiri. “Kami akan fokus di telekomunikasi saja, dan belum ada rencana untuk mengembangkan yang lain,” kata Djoko kepada Bisnis, Minggu (25/7). Sekadar informasi, hingga Juni 2021, Smartfren mengeklaim telah memiliki sekitar 30 juta pelanggan. Adapun, Smartfren dalam jalur mengejar 36 juta pelanggan hingga akhir tahun. Senada, PT XL Axiata Tbk. memilih fokus untuk memberikan pelayanan terbaik yang sudah ada kepada pelanggan, dibandingkan harus mengembangkan layanan alternatif.
Bisnis Indonesia hlm 8

Berbagi Kebahagiaan bersama Masyarakat


Merayakan Hari Raya Iduladha 1442 H, PT Berau Coal bersama mitra kerja kembali melakukan aksi peduli sosial terhadap masyarakat kampung binaan. Kali ini, PT Berau Coal menyerahkan bantuan hewan kurban sebanyak 150 ekor, yang terdiri dari 91 ekor sapi dan 59 ekor kambing. Penyerahan hewan kurban secara simbolis diserahkan manajemen PT Berau Coal dan mitra kerjanya ke kampung-kampung lingkar tambang, yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Tanjung Redeb, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Teluk Bayur pada hari Minggu (18/7) hingga Senin (19/7) lalu. Corporate Communication Manager PT Berau Coal, Arif Hadianto mengungkapkan, kegiatan ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan PT Berau Coal bersama mitranya, dan sudah menjadi tradisi memberikan bantuan hewan kurban setiap perayaan Iduladha, sebagai wujud syukur atas karunia-Nya dan keinginan untuk berbagi terhadap sesama, khususnya di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini yang berdampak pada ekonomi masyarakat. “Tahun ini Alhamdulillah kami dapat menyalurkan hewan kurban sebanyak 150 ekor ke kampung-kampung di sekitar operasional tambang kami. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, terutama di saat pandemi seperti ini,” ujar Arif.
Berau Post, Berau Post

Dian Swastatika (DSSA) Suntik Modal dan Lakukan Restrukturisasi Internal Anak Usaha


PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melakukan peningkatan modal dasar kepada entitas usahanya, Sinarmas Sukses Sejahtera (SSS). Peningkatan modal yang dilakukan dalam rangka restrukturisasi internal anak usaha ini pada Rabu (21/7). Peningkatan modal dasar ini dilakukan dari semula Rp 400 juta menjadi Rp 28 miliar. Sedangkan peningkatan modal ditempatkan dan disetor menjadi Rp 7 miliar dari Rp 100 juta menjadi Rp 7 miliar. Peningkatan modal ini dilakukan dengan mengeluarkan 6.900 saham baru kepada DSSA. Dengan penyuntikan modal ini, DSSA memiliki 6.901 saham Sinarmas Sukses Sejahtera atau setara Rp 6,90 miliar modal ditempatkan dan disetor. Sisanya, sebanyak 99 saham atau setara Rp 99 juta, dipegang oleh DSSA Mas Infrastruktur. Pada hari yang sama, DSSA Mas Infrastruktur mengalihkan kepemilikan sahamnya di Alpha Prime Services Pte. Ltd (Alpha), Golden Prime Power Pte. Ltd (Golden), dan Shining Energy Pte Ltd (Shining) kepada Sinarmas Sukses Sejahtera.
Kontan

Indonesian B2B Marketplace GudangAda Raises More than $100M in New Funding


GudangAda, a Jakarta-based marketplace that brings wholesalers closer to retail stores and other buyers, announced it has closed a Series B of more than $100 million. The company says the round was oversubscribed, passing its initial target of $75 million. The funding was led by Asia Partners and Falcon Edge, with participation from Sequoia Capital India, Alpha JWC and Wavemaker Partners. This brings GudangAda’s total raised so far to about $135 million. Its last funding was a $25.4 million Series A last year, led by Sequoia Capital India and Alpha JWC. Founded in January 2019, GudangAda is now used by half a million SMEs and covers 500 cities in Indonesia. Before raising its Series B, it had already grown to $6 billion in net merchandise value on $35 million of funding. Principal manufacturers and distributors on the platform range include food products company Sido Muncul, seasoning maker Sasa and British multinational consumer goods group Reckitt Benckiser. Founder and chief executive officer Stevensang spent more than 25 years in Indonesia’s fast-moving consumer goods and retail industries before starting GudangAda. Over the past 10 years, Stevensang told TechCrunch that logistics costs in Indonesia have increased to among the highest in the world, impacting the whole supply chain, especially SME buyers.
Tech Crunch

Pastikan Stok, Polisi Cek Oksigen untuk Pasien Covid-19 di RS Pekanbaru


Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, melakukan pengecekan ketersediaan oksigen serta bor (tempat tidur) untuk pasien Covid-19 di rumah sakit Eka Hospital. Hasilnya, tabung oksigen masih banyak tersedia. "Kita melakukan pengecekan ke rumah sakit Eka Hospital memastikan ketersediaan oksigen dan tempat tidur untuk pasien Covid-19 yang dirawat di sini," ujar Kombes Nandang, Jumat (23/7). Menurut Nandang, sesuai dengan instruksi Gubernur Riau bahwa setiap rumah sakit harus menyediakan 40 persen ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19. "Alhamdulillah dari kapasitas 200, sudah ada 104 tempat tidur yang sudah disiapkan oleh RS Eka Hospital untuk merawat pasien Covid-19," ucap Nandang. Selain itu, Nandang juga ingin memastikan ketersediaan oksigen untuk menyuplai perawatan pasien Covid-19 yang ada di RS Eka Hospital. "Saya sudah mengecek langsung ke tempat penyimpanannya, kapasitas tabung penyimpanan oksigen itu ada di level 80 persen dari jumlah tabung yang ada dengan ukuran sebanyak 3150 liter. Sementara setiap harinya pasien Covid membutuhkan 800 liter. Namun pihak Eka Hospital selalu menyetok agar tidak terjadi kekurangan," kata Nandang. "Ketersediaan baik tempat tidur maupun oksigen sudah siap. Alhamdulillah rumah sakit Eka Hospital sudah optimal untuk menangani pasien Covid-19 di kota Pekanbaru," jelas Nandang.
Merdeka, Riau Online

Polres Malang Raya Gandeng Pengusaha Peduli NKRI untuk Salurkan Bansos kepada Masyarakat


Jajaran Polres malang raya bersama Forkopimda dan Pengusaha peduli NKRI mendistribusikan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak Covid 19. Apel pelepasan digelar di lapangan mako Polres Batu yang dihadiri oleh Walikota Batu Hj. Dewantie Rumpoko, Kapolresta Malang AKBP Budi Hermanto, Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono, perwakilan Jajaran Kodim dan perwakilan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Bpk. Valentino serta Pengusaha Juragan 99, Gilang, Sabtu 24 Juli 2021. Dalam kegiatan ini, Walikota Batu mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang sudah mau perduli terhadap kondisi bangsa yang sedang mengalami pandemic covid. “Saya sebagai Walikota Batu secara pribadi mengucapkan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Mas Valentino dan pengusaha Malang dalam hal Ini Pak gilang dengan MS. Glownya yang sudah perduli dan ikhlas mau membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid 19 di wiiilayah malang raya ini.” Adapun rincian untuk bantuan dari yayasan Budha Tzu Chi sebanyak 1500 pakettiap polres dan dari juragan 99 sebanyak 5000 paket yang dibagi untuk jajaran Polres Malang Raya yaitu Polres Malang kota mendapatkan 2000 paket, Polres Malang mendapatkan 1500 paket dan Polres Batu mendapatkan 1500 paket yang berisi antara lain beras, gula, minyak, mie instant, kecap, hand sanitizer dan ikan dalam kemasan.
Humas Polri

500 Ribu Hektare Lebih Konsesi IUPHHK-HTI Berubah Jadi Kebun Sawit Ilegal, APHI Lapor ke DLHK Provinsi Riau


Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mengungkapkan dari luas Izin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri (IUPHHK-HTI) sebanyak 1,7 juta hektar di Provinsi Riau, sekitar 1/3nya berubah menjadi kebun kelapa sawit ilegal. “Perkiraan kita ada sekitar 500 ribu hektar lebih luas lahan kebun kelapa sawit berada di konsesi IUPHHK-HTI di Riau,” jelas Ketua Bidang Produksi APHI Komda Riau, Ir H Wahyu, Sabtu malam (24/7/21). Dari luas tersebut, terang Wahyu, umumnya kebun kelapa sawit ini diduga dimiliki oleh para cukong yang bermodal tebal karena masyarakat lokal tidak akan mampu membangun kebun kelapa sawit dengan luas mencapai seribuan hektar, karena modal yang dibutuhkan tidak sedikit. ”Kalau masyarakat tempatan paling sanggupnya hanya 2 hektar,” terangnya. Wahyu mengatakan keberadaan kebun kelapa sawit ini sangat merugikan anggota APHI karena para pengusaha tidak bisa memaksimalkan luas konsesi yang dimiliki untuk usaha mereka. “Para pengusaha harus memenuhi kewajiban-kewajiban yang dibebankan negara seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dibayar sesuai dengan luas izin konsesi yang diberikan oleh negara, sementara ada sebagian lahan dikuasai oleh para cukong PBBnya ya kita yang bayar,” ujarnya.
Go Riau

Cemerlang! Harga CPO Melesat 5 Pekan Beruntun


Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) melanjutkan kinerja cemerlang dengan membukukan penguatan 5 pekan beruntun. CPO kini berada di level tertinggi dalam 2 bulan terakhir, dan kembali mendekati rekor tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada pertengahan Mei lalu. Melansir data Refinitiv, harga CPO kontrak 3 bulan ke depan naik 3,24% ke 4.271 ringgit (RM) per ton. Level tersebut merupakan penutupan tertinggi sejak 19 Mei lalu. Dalam 5 pekan terakhir, harga CPO meroket nyaris 25%. Sementara rekor tertinggi sepanjang masa RM 4.525/ton yang dicapai pada 12 Mei lalu. Artinya dari level saat ini hingga ke rekor tersebut CPO berjarak sekitar 6%. Kabar baiknya, CPO diprediksi akan mencapai level tersebut. Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, melalui analisis teknikal menargetkan harga CPO ke RM 4.352-4.525/ton. "Harga CPO berhasil menembus resistance baru di MYR 4.105/ton pekan lalu. Oleh karena itu, harga CPO sedang berupaya menyentuh titik resistance baru di MYR 4.260/ton. Bahkan peluang menuju MYR 4.525/ton cukup tinggi," sebut Tao dalam risetnya beberapa pekan lalu.
CNBC Indonesia

Food Security Improves as Pandemic Takes Toll


The Food Security Agency (BKP) has reported that the number of cities and regencies that attained food security in 2020 exceeded the number of those that lost the status in the same year, thanks in part to government support. Last year, 15 cities and regencies posted a food security index reading that lifted them out of food insecurity. North Nias in North Sumatra, for example, recorded a rise in its food security index to 68.1 in 2020, up from 56.4 a year earlier. This regency’s latest score puts it 8.52 points above the threshold signifying regencylevel food security. At the same time, nine regencies fell into food insecurity, among them West and South Halmahera in North Maluku. “We note that our food security has kept improving,” Andriko Noto Susanto, head of the center for food availability and insecurity at the BKP, said in an online event on July 14. “If we consider food security as resilience, our resilience keeps improving as well, so food-insecure cities and regencies have been declining and the [number of] secure ones has been rising.” In 2020, the number of food-secure cities and regencies increased to 444 from 438, while the number of food-insecure ones fell to 70 from 76. Food security in Indonesia nevertheless took a hit from the coronavirus pandemic, as reflected in a 2.31 annual contraction in household expenditure on food and beverages outside restaurants in the January-to-March period reported by Statistics Indonesia.
The Jakarta Post hlm 2

Balada Harga Batu Bara, Anjlok Setelah Cetak Rekor Tertinggi!


Harga batu bara kembali mencetak rekor tertinggi sejak tahun 2008 di pekan ini. Tetapi sayangnya gagal mempertahankan momentum penguatan dan berbalik anjlok. Memburuknya outlook perekonomian global, serta harga batu bara yang mencetak rekor tentunya memicu aksi ambil untung (profit taking) yang membuat harganya berbalik arah. Melansir data Refinitiv, sepanjang pekan ini batu bara Ice Newcastle kontrak dua bulan ke depan, yang paling aktif diperdagangkan, harganya anjlok 2,8% ke US$ 146,75/ton. Rekor tertinggi sejak 2008 dicatat pada, Selasa (20/7/2021), di US$ 154,5/ton. Setelah mencapai rekor tersebut, harga batu bara terus mengalami penurunan. Kinerja negatif di pekan sini sekaligus mengakhiri penguatan empat pekan beruntun. Sepanjang pekan ini, batu bara mencatat kinerja yang luar biasa cemerlang, melesat nyaris 80%. Dengan kenaikan tersebut CPO menjadi salah satu komoditas dengan kinerja terbaik di 2021. Kenaikan tajam tersebut tentunya menggiurkan pelaku pasar untuk mencairkan cuan.
CNBC Indonesia

Tetap Waspada Saat PPKM Berlanjut


Pemerintah memutuskan melanjutkan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM level 4 dari 26 Juli hingga Senin (2/8/2021). Namun, beberapa penyesuaian secara bertahap akan dilakukan terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat dengan ekstra hati-hati. masyarakat juga diminta waspada terhadap kemungkinan munculnya varian lain yang lebih menular. ”Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi, dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021. Namun, kita akan melakukan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas masyarakat yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati,” ujar Presiden Joko Widodo saat menyampaikan keterangan di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/7/2021). Tren perbaikan dalam pengendalian pandemi Covid-19 sudah terjadi selama pelaksanaan PPKM. Laju penambahan kasus, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau BOR, dan positivity rate mulai menunjukkan tren penurunan seperti yang terjadi di beberapa provinsi di Jawa. Namun, Presiden mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dalam menyikapi tren perbaikan ini dan tetap waspada menghadapi varian Delta yang sangat menular.
Kompas hlm 1 dan 15, CNBC Indonesia, Detik.Com, Kompas, Kompas hlm 3, Koran Tempo, Republika hlm 1 dan 2

Vaksinasi Meminimalisir Penularan


Para ahli percaya bahwa kemungkinan orang yang sudah divaksin akan sakit parah sangat rendah. Begitu pula dengan gejala yang dialami lebih ringan setelah mendapatkan vaksin. Selain itu, para ahli juga percaya bahwa kecil kemungkinannya seseorang yang divaksinasi dapat menjadi penular Covid-19, mengingat vaksin memungkinkan seseorang membawa viral load infeksi yang tinggi. Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat, Anthony Fauci, dalam sebuah pengarahan juga menekankan hal yang sama dan mengatakan bahwa orang yang divaksinasi yang tertular Covid-19 jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menyebarkan virus daripada orang yang tidak divaksinasi. Dia juga menyebutkan sebuah penelitian besar yang melacak penularan Covid-19 pada orang yang divaksinasi dan tidak divaksinasi. Di Inggris dan Amerika Serikat, penelitian telah menunjukkan bahwa kasus Delta jauh lebih ringan pada orang yang divaksinasi. “Yang terpenting, apakah Anda divaksinasi atau tidak, menerapkan prokes sangat penting bahkan ketika keadaan sudah mulai normal,” katanya. Kepala Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus sebelumnya mengatakan vaksinasi dengan hanya satu dosis tidak akan cukup untuk menghentikan wabah yang dipicu oleh varian baru. Oleh karenanya, setiap orang harus menjaga jarak sosial dan langkah-langkah lain sampai lebih banyak populasi yang sudah divaksinasi sepenuhnya. “Dosis kedua dari vaksin sangat penting. Dosis itu benar-benar memberi dorongan pada sistem kekebalan, sehingga respons antibodi sangat kuat,” kata Soumya Swaminathan, Kepala Ilmuwan WHO.
Bisnis Indonesia hlm 14, Koran Tempo (infografis)

Dihantui Melonjaknya Angka Kematian


Pemerintah kemarin memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM hingga 2 Agustus 2021 dengan berbagai pelonggaran bersyarat. Pengumuman ini disampaikan saat jumlah kematian pasien akibat terjangkit Covid-19 meningkat, meski pemerintah mengklaim penanganan pandemi membaik. Dalam dua pekan terakhir, angka kematian akibat Covid-19 melonjak tajam nyaris di seluruh penjuru Tanah Air. Angka kematian paling tinggi terjadi di Jawa Timur dengan total 18.158. Di skala nasional, total kematian akibat Covid-19 mencapai 83.279 dengan 17.822 kasus terjadi hanya dalam dua pekan terakhir ini. Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) memprediksi angka kematian pasien Covid-19 di Indonesia masih terus melonjak hingga pertengahan Agustus. Lembaga penelitian di Universitas Washington, Amerika Serikat, ini memperkirakan angka kematian yang terjadi pada fase puncak adalah antara 905 dan 6.217 kasus dalam sehari dengan median 2.571 kasus. Pakar epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengatakan tingginya angka kematian harian Covid-19 di Indonesia adalah konsekuensi banyaknya kasus infeksi yang tak terdeteksi dan terlambat ditangani sejak tiga pekan lalu. Jika hari ini angka kematian mencapai 1.000, kata dia, seharusnya tiga pekan lalu ada sekitar 130 ribu kasus infeksi.
Koran Tempo, Koran Tempo, Koran Tempo

Usul Kadin ke Jokowi: Pengunjung Mal Harus Tunjukkan Sertifikat Vaksin


Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengusulkan pengunjung mall harus menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19 saat penerapan PPKM masih berlanjut. Tak hanya pengunjung, pekerja di dalam mall tersebut pun harus sudah divaksinasi agar mal dapat beroperasi secara normal. "Harapannya ritel-ritel itu, kalau mal-mal, kalau bisa sudah vaksinasi pekerja di dalam mal itu semua, dan kalau yang hadir bisa menunjukkan bahwa sudah divaksinasi, harapannya tetap dibuka supaya ritelnya pun tetap berjalan," kata Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid dalam konferensi pers, Minggu (25/7/2021). Arsjad mengatakan, usulan itu akan diutarakan kepada pemerintah dalam waktu dekat. Sebab, dia ingin roda ekonomi tetap berjalan sembari menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Menurut dia, jika tidak mengambil langkah yang tepat, dampak Covid-19 juga akan berdampak kepada sektor ekonomi dan sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat. "Jadi PPKM kami dukung, tapi bersamaan tolong dipikirkan bagaimana roda ekonomi bisa berjalan. Bagaimana (caranya) untuk menjaga supaya yang tidak punya tabungan, supaya bisa tetap mendapat pendapatan untuk bisa hidup," beber dia.
Kompas, CNN Indonesia

Penguatan Sektor Manufaktur Nasional, Berdaya Saing Tanpa Ego Sektoral


Bank Dunia menyebut Indonesia turun kelas dari peringkat negara berpenghasilan menengah ke atas dengan Gross National Income (GNI) US$4.050 per kapita menjadi negara berpenghasilan menengah ke bawah karena GNI melandai di level US$3.870 per kapita. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menyebutkan penurunan kategorisasi tersebut menjadi logis, karena Indonesia baru setahun naik kelas, kemudian harus mengalami kontraksi ekonomi sama seperti banyak negara di dunia. Menurut dia, hal itu sebenarnya bukan isu terlalu penting selama fundamental ekonomi nasional tetap kondusif untuk mendukung pertumbuhan dan terus bersaing di pasar global. "Seiring dengan pemulihan ekonomi nasional, paling lama dua tahun ke depan kami cukup yakin kita bisa kembali menjadi negara upper middle income," ujarnya, Minggu (18/7). Optimisme harus dibarengi dengan reformasi struktural demi pertumbuhan ekonomi yang lebih kokoh. Pasalnya, sebelum pandemi Indonesia minim lompatan dibandingkan dengan negara-negara pesaing. Melalui UU Cipta Kerja sebenarnya sudah menambah nilai positif kinerja pemerintah di mata pengusaha tetapi tentu masih banyak hal lain yang perlu dituntaskan untuk memperkuat industri. Pertama, harus ada penurunan beban biaya usaha universal seperti listrik, beban bunga pinjaman, dan biaya logistik. Kedua, pembenahan domestic supply chain mismatch agar industri hulu dan hilir nasional saling mendukung dan menggerakkan. Ketiga,perlu adanya dukungan bagi industri untuk mengadopsi teknologi-teknologi baru. Keempat, perlu peningkatan kualitas skills tenaga kerja dan pembenahan terhadap mismatch supply-demand skills tenaga kerja. Kelima, harus ada pembenahan standar kualitas produk nasional agar semakin bersaing dengan produk global.
Bisnis Indonesia hlm 6, Bisnis Indonesia hlm 11

Realisasi Penyaluran B30 Capai 4,3 Juta Kl di Semester I/2021


Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM mencatat realisasi penyaluran biodiesel sepanjang semester I/2021 mencapai 4,3 juta kiloliter (kl), atau 46,7 persen dari target penyaluran biodiesel tahun ini. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, pemanfaatan biodiesel tersebut telah memberikan manfaat ekonomi setara dengan Rp29,9 triliun. “Angka tersebut terdiri dari penghematan devisa sebesar Rp24,6 triliun dan nilai tambah dari crude palm oil [CPO] menjadi biodiesel sebesar Rp5,3 triliun. Selain itu, implementasi biodiesel juga telah berhasil mengurangi emisi CO2 sebesar 11,4 juta ton CO2e,” ujar Dadan melalui siaran pers, Minggu (25/7/2021). Program mandatori B30 atau pencampuran 30 persen biodiesel dengan 70 persen minyak solar telah terimplementasi sejak 1 Januari 2020. “Penyediaan dan pemanfaatan B30 telah menempatkan Indonesia pada posisi terdepan di dunia dalam implementasi biodiesel. Program B30 telah dinikmati oleh para konsumen yang menggunakan mesin dengan bahan bakar diesel, baik di sektor transportasi maupun sektor industri lainnya,” katanya. “Untuk memastikan penyaluran B30 berjalan lancar dan tidak adanya penyaluran B0 [solar murni] beberapa upaya terus dilakukan, antara lain mendorong percepatan penyiapan tangki penyimpanan tambahan, penambahan fasilitas jetty, meningkatkan pengawasan, dan mengimbau kepada industri BU BBN untuk menghindari unplanned maintenance,” tutur Dadan.
Bisnis Indonesia, The Jakarta Post hlm 1

Back to top

Hanya untuk kalangan dalam
Keluhan atau masukan? Hubungi kami:
email info@sinarmas.org telepon +62 (21) 3925602